Pencarian

Harga BBM Nonsubsidi Berpeluang Turun, Pemerintah Segera Rapat dengan Pertamina

Rabu, 22 Juli 2026 • 10:35:01 WIB
Harga BBM Nonsubsidi Berpeluang Turun, Pemerintah Segera Rapat dengan Pertamina
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan pernyataan terkait rencana penurunan harga BBM nonsubsidi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (20/7/2026).

MALUKU — Pemerintah membuka peluang penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi dalam waktu dekat. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan pihaknya tengah menghitung dampak fluktuasi harga minyak global sebelum mengambil keputusan.

"Saya sudah menghitung dan saya akan melakukan rapat dengan badan usaha dari Pertamina maupun beberapa badan usaha lain. Ketika harga minyak dunia turun, kita akan menyesuaikan," kata Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (20/7/2026).

Rapat dengan Pertamina Bahas Formula Penyesuaian Harga

Rapat yang direncanakan dalam waktu dekat akan membahas mekanisme penyesuaian harga BBM nonsubsidi. Pemerintah, menurut Bahlil, masih bersikap hati-hati karena Indonesian Crude Price (ICP) dan harga minyak dunia masih bergerak fluktuatif.

"Jadi dalam kondisi seperti ini kita mencari formulasi yang bijak, yang tidak memberatkan rakyat pengguna, khususnya yang nonsubsidi. Ini kan totalnya 20 persen, ini saudara-saudara kita yang mampu. Tapi juga kita tidak memberatkan pelaku usaha di sektor perminyakan," ucapnya.

BBM Subsidi Dipastikan Tidak Naik hingga Akhir Tahun

Di tengah peluang penurunan harga BBM nonsubsidi, pemerintah memberikan kepastian bagi konsumen BBM subsidi. Bahlil menegaskan tidak ada kenaikan harga untuk Pertalite dan Biosolar hingga akhir 2026.

"Alhamdulillah kita juga clear sampai dengan insyaallah akhir tahun nggak ada masalah. Sudah barang tentu kita juga memastikan bahwa kenaikan terhadap BBM subsidi insyaallah enggak ada kenaikan sama sekali," kata Bahlil.

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru di Wilayah Jawa

Sambil menunggu hasil rapat, berikut harga BBM Pertamina yang masih berlaku di DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur:

  • Pertalite (RON 90): Rp 10.000 per liter (subsidi)
  • Pertamax (RON 92): Rp 12.500 per liter (nonsubsidi)
  • Pertamax Turbo (RON 98): Rp 14.400 per liter (nonsubsidi)
  • Dexlite (CN 51): Rp 13.400 per liter (nonsubsidi)
  • Pertamina Dex (CN 53): Rp 14.900 per liter (nonsubsidi)

Harga di atas belum termasuk pajak daerah dan biaya distribusi yang bisa berbeda antar wilayah.

Kapan Harga BBM Nonsubsidi Benar-Benar Turun?

Belum ada kepastian kapan penurunan harga akan berlaku. Pemerintah masih menunggu hasil perhitungan dan pembahasan dengan Pertamina serta badan usaha penyedia BBM lainnya. Masyarakat diimbau memantau pengumuman resmi dari Kementerian ESDM dan PT Pertamina untuk informasi lebih lanjut.

Follow www.kabarambon.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kompas.tv

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks