Pencarian

Harga Emas Antam di Maluku Terpantau Turun Rp4.000 per Gram, Buyback Ikut Melemah

Rabu, 05 Agustus 2026 • 14:58:31 WIB
Harga Emas Antam di Maluku Terpantau Turun Rp4.000 per Gram, Buyback Ikut Melemah
Harga emas batangan Antam ukuran 1 gram tercatat turun Rp4.000 menjadi Rp2.599.000 pada perdagangan Rabu pagi.

JAKARTA — Harga emas Antam terpantau mengalami koreksi pada perdagangan Rabu pagi. Berdasarkan pantauan dari laman Logam Mulia, harga dasar emas batangan ukuran 1 gram berada di posisi Rp2.599.000, turun tipis Rp4.000 dibandingkan posisi sebelumnya yang menyentuh Rp2.603.000.

Adapun harga pembelian kembali atau buyback ikut melemah ke level Rp2.370.000 per gram. Angka ini menjadi acuan bagi masyarakat yang ingin menjual kembali emas batangan yang dimilikinya ke gerai Antam.

Simulasi Potongan Pajak untuk Transaksi Buyback

Perlu dicermati, setiap transaksi buyback dengan nilai di atas Rp10.000.000 akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen. Potongan pajak ini dipungut langsung dari total nilai transaksi pada saat pelaksanaan buyback.

Untuk pembelian emas batangan, pembeli juga dikenakan pajak PPh 0,25 persen dari harga dasar yang tertera di laman resmi Logam Mulia.

Daftar Lengkap Harga Emas Batangan Antam Rabu Pagi

Berikut rincian harga dasar emas Antam untuk berbagai ukuran yang dipantau Rabu pukul 09.10 WIB:

  • Emas 0,5 gram: Rp1.349.000
  • Emas 1 gram: Rp2.599.000
  • Emas 2 gram: Rp5.138.000
  • Emas 3 gram: Rp7.682.000
  • Emas 5 gram: Rp12.770.000
  • Emas 10 gram: Rp25.485.000
  • Emas 25 gram: Rp63.587.000
  • Emas 50 gram: Rp127.095.000
  • Emas 100 gram: Rp254.112.000
  • Emas 250 gram: Rp635.015.000
  • Emas 500 gram: Rp1.269.820.000
  • Emas 1.000 gram: Rp2.539.600.000

Harga emas batangan Antam sewaktu-waktu bisa berubah mengikuti pergerakan pasar. Masyarakat dapat memantau perkembangan harga terkini melalui laman resmi Logam Mulia sebelum melakukan transaksi.

Follow www.kabarambon.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: ambon.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks