Pencarian

Imigrasi Ambon Jemput Bola Layani 50 Calon Jemaah Haji 2027, Total 300 Orang Ditargetkan Selesai Empat Tahap

Rabu, 05 Agustus 2026 • 11:52:31 WIB
Imigrasi Ambon Jemput Bola Layani 50 Calon Jemaah Haji 2027, Total 300 Orang Ditargetkan Selesai Empat Tahap
Petugas imigrasi memantau pelayanan pembuatan paspor bagi 50 calon jemaah haji melalui program Eazy Passport di Kantor Kementerian Haji dan Umrah Ambon, Selasa (4/8/2026).

AMBON — Sebanyak 50 calon jemaah haji tahun 2027 di Kota Ambon mulai mengurus paspor melalui program Eazy Passport yang dihadirkan langsung di Kantor Kementerian Haji dan Umrah setempat, Selasa (4/8/2026). Pelayanan jemput bola ini menjadi alternatif bagi warga yang ingin mengajukan permohonan paspor tanpa harus antre di kantor imigrasi.

Kepala Bidang Dokumen Perjalanan, Izin Tinggal, dan Status Keimigrasian (Dokjal Intaltuskim) Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku, Sukri Martin, memantau langsung jalannya pelayanan pada hari pertama. Ia menekankan pentingnya inovasi ini terus dioptimalkan demi efisiensi waktu.

"Kami mengapresiasi pelaksanaan Eazy Passport ini sebagai bentuk komitmen Imigrasi dalam memberikan kemudahan kepada masyarakat, khususnya calon jemaah haji. Ke depan, layanan ini harus terus dioptimalkan agar semakin efektif dan efisien, sehingga proses pelayanan dapat diselesaikan dalam waktu yang lebih singkat. Kepuasan masyarakat merupakan kewajiban yang harus dapat kami penuhi melalui pelayanan yang profesional, cepat, dan berkualitas," ujar Martin.

Total 300 Calon Jemaah Dilayani dalam Empat Tahap

Kebutuhan paspor untuk calon jemaah haji Kota Ambon tahun 2027 mencapai 300 orang. Kantor Imigrasi Kelas I TPI Ambon menyiapkan skema pelayanan dalam empat tahap agar proses penerbitan dokumen berjalan tertib dan tepat waktu.

Pembagian tahapan ini dinilai penting untuk memastikan setiap pemohon mendapatkan pelayanan optimal. Petugas dapat lebih fokus memverifikasi berkas tanpa menimbulkan penumpukan antrean di lokasi.

Mengapa Layanan Ini Menjadi Andalan?

Eazy Passport merupakan terobosan yang memungkinkan masyarakat mengurus paspor di lokasi yang telah ditentukan, bukan hanya di kantor imigrasi. Bagi calon jemaah haji, kepastian dokumen perjalanan menjadi salah satu syarat administrasi yang wajib dipenuhi jauh sebelum keberangkatan.

Kehadiran layanan ini di Kantor Kementerian Haji dan Umrah memangkas jarak tempuh warga yang selama ini harus datang ke kantor imigrasi. Waktu pengurusan pun diharapkan lebih singkat karena petugas sudah menyiapkan sistem secara mobile.

Komitmen Pelayanan Publik yang Adaptif

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku bersama Kantor Imigrasi Kelas I TPI Ambon menjadikan program ini sebagai bukti adaptasi layanan terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan mendekatkan akses ke lokasi pemohon, instansi berharap tingkat kepuasan publik terhadap layanan keimigrasian meningkat.

Martin menambahkan, optimalisasi layanan harus terus dilakukan tanpa mengurangi kualitas. "Proses pelayanan dapat diselesaikan dalam waktu yang lebih singkat," katanya menegaskan target perbaikan pelayanan ke depan.

Follow www.kabarambon.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: terasmaluku.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks