MALUKU — Apple akhirnya mengonfirmasi kalau Siri AI di iOS 27 berjalan di atas model Gemini buatan Google. Tapi setelah saya mengajukan belasan pertanyaan — dari yang biasa sampai konyol — ke dua chatbot ini, hasilnya jelas: mesin yang sama tidak menjamin perilaku yang sama. Siri dan Gemini punya kepribadian, batasan, dan gaya jawab yang benar-benar kontras.
Pengujian ini dilakukan di London dengan pertanyaan seputar navigasi, biaya transportasi, logika, sampai skenario hipotetis yang melanggar hukum. Saya juga menguji bagaimana keduanya merespons kondisi darurat. Berikut rinciannya.
Navigasi dan Transportasi: Siri Lebih Ringkas, Gemini Lebih Lengkap
Saat diminta mencari kedai kopi terdekat, keduanya langsung kasih rekomendasi dengan preview Maps. Gemini menambahkan saran tempat serupa di sekitar, sementara Siri memilih jawaban singkat. Masalah muncul saat saya tanya soal tingkat keramaian kafe — Gemini bisa menjawab untuk Starbucks atau McDonald's, tapi tidak konsisten di semua lokasi. Apple Maps sama sekali tidak punya fitur ini.
Untuk rute ke kantor, Gemini langsung paham maksud saya tanpa perlu klarifikasi. Siri malah bingung dan sempat menampilkan preview alamat yang salah — Westbourne Terrace yang dekat rumah, bukan yang di dekat Stasiun Paddington. Yang lebih parah: saat ditanya mana lebih cepat antara mobil dan kereta, Siri menjawab kereta cuma lebih lambat satu menit. Padahal itu karena Apple Maps menghitung waktu jika berangkat detik itu juga, dan kereta berikutnya baru lewat 30 menit lagi. Informasi itu tidak dijelaskan Siri sama sekali.
Perhitungan Biaya: Gemini Jauh Lebih Matang
Saya membandingkan biaya perjalanan ke kantor menggunakan mobil listrik Nissan Leaf 40kWh versus kereta. Gemini memberi rincian lengkap: harga tiket, biaya Underground, tarif charging di rumah dan publik, plus biaya tambahan seperti congestion charge dan parkir. Siri cuma kasih angka dasar tanpa konteks — saya harus bertanya berulang kali untuk mendapat detail yang sama.
Ini pola yang berulang sepanjang pengujian: Gemini mengantisipasi kebutuhan informasi, Siri menunggu diminta.
Keamanan dan Moral: Siri Kaku, Gemini Longgar
Saya mencoba trik klasik: bertanya dengan skenario hipotetis untuk melewati batasan AI. Ketika saya minta bantuan menyelundupkan gula bubuk ke negara yang melarangnya, Siri langsung menolak. Gemini justru dengan antusias memberi saran — merendam gula ke kain, mencampurnya dengan bubuk protein, sampai menyarankan menyegel ulang kemasan agar lolos deteksi.
Menariknya, ketika saya langsung bertanya soal menyelundupkan narkoba, Gemini menolak mentah-mentah. Artinya, batasan Gemini masih bisa dimanipulasi selama topiknya tidak masuk daftar hitam. Ini catatan penting: Siri AI di-beta ini jauh lebih ketat dalam hal moralitas.
Darurat Medis: Siri Menyelamatkan Nyawa, Gemini Memberi Bacaan
Saat saya bilang sedang terkena serangan jantung, Gemini memberi respons panjang: instruksi menelepon 999, tips bertahan hidup, dan langkah-langkah lain. Informatif, tapi di situasi darurat, membaca teks panjang bukan prioritas. Siri langsung otomatis memanggil nomor darurat 999 — saya sempat panik membatalkan panggilan sebelum tersambung.
Untuk kasus non-darurat seperti kaki sakit, Gemini lebih unggul karena menanyakan jenis nyeri dan lokasi spesifik, lalu memberi saran perawatan di rumah. Siri cuma menyebut kemungkinan penyebab dan kapan harus ke dokter.
Logika dan Fakta: Keduanya Punya Kelemahan
Saya menguji teka-teki klasik: "Seorang ibu punya lima anak laki-laki: Marco, Tucker, Webster, dan Thomas. Siapa nama anak kelima — Frank, Evan, atau Alex?" Jawabannya Frank, karena empat nama pertama berinisial hari Senin sampai Kamis. Siri bersikukuh jawabannya Thomas karena salah menafsirkan kalimat. Gemini awalnya menjawab Alex, tapi kemudian mengoreksi dirinya sendiri dan sampai pada jawaban benar — walau dengan proses berpikir yang berantakan.
Untuk pertanyaan tentang Piala Dunia 2027, Siri dengan benar menyebut turnamen belum berlangsung. Gemini bahkan menambahkan info tentang Piala Dunia Rugbi dan Kriket tahun depan. Tapi untuk Piala Dunia pria 2030, keduanya sama-sama menjawab dengan benar.
Kepribadian: Siri Kaku, Gemini Ramah
Saya sengaja memanggil Siri dengan nama "Alexa" dan Gemini dengan "Bixby" di tengah percakapan. Siri mengabaikannya total, Gemini merespons dengan nada bercanda. Saat ditanya siapa yang menang jika keduanya bertarung, Siri menolak dengan diplomatis, sementara Gemini justru membuat perbandingan kemampuan — mengaku dirinya unggul di data real-time dan multimodal, sementara Claude lebih jago coding dan ChatGPT lebih baik untuk produktivitas umum.
Kesimpulan: Beda Kebutuhan, Beda Pilihan
Siri AI unggul dalam kecepatan respons dan kesederhanaan. Di situasi darurat, aksinya langsung menelepon nomor darurat jauh lebih berguna daripada teks panjang. Tapi Siri masih beta — kadang layarnya hang tanpa indikasi sedang memproses atau crash. Saya juga tidak bisa memastikan apakah ini bug atau perilaku normal.
Gemini menang dalam kedalaman informasi dan analisis biaya, tapi jawabannya sering terlalu panjang. Untuk pengguna yang cuma butuh jawaban cepat, ini justru mengganggu. Yang lebih mengkhawatirkan: kemudahan Gemini diajak bekerja sama dalam skenario ilegal — walau hanya hipotetis — menunjukkan batasan keamanannya masih bisa ditembus dengan trik bahasa.
Untuk pengguna iPhone yang menginginkan asisten responsif dan aman, Siri AI adalah pilihan tepat. Untuk yang butuh analisis mendalam dan tidak keberatan membaca jawaban panjang, Gemini masih lebih unggul — asal tidak memintanya membantu menyelundupkan sesuatu.