Pencarian

Review Asus ProArt PA27UCGE: Monitor 4K 160Hz dengan Kalibrasi Warna Otomatis Bawaan

Kamis, 30 Juli 2026 • 01:06:31 WIB
Review Asus ProArt PA27UCGE: Monitor 4K 160Hz dengan Kalibrasi Warna Otomatis Bawaan
Asus ProArt PA27UCGE, monitor 4K 160Hz untuk kreator konten, dipamerkan dalam sesi ulasan teknis.

MALUKU — Asus menambah jajaran monitor kreator ProArt dengan model anyar berukuran 27 inci, PA27UCGE. Berbeda dari pendahulunya yang fokus pada resolusi super-tinggi (5K dan 6K), model ini mengusung panel IPS 4K (3840 x 2160) dengan kecerahan puncak 600 nit. Yang menarik, monitor ini mendukung refresh rate hingga 160Hz, sebuah spesifikasi yang jarang ditemukan di monitor yang dirancang untuk akurasi warna profesional.

Performa Layar dan Refresh Rate Tinggi

Panel IPS pada PA27UCGE tidak menghasilkan hitam seinci OLED, tapi kecerahan 600 nit dan kontras yang solid membuatnya tetap andal di ruangan dengan pencahayaan tidak ideal. Lapisan anti-pantul "LuxPixel" buatan Asus bekerja cukup baik: teks tetap tajam tanpa efek buram yang biasa terjadi pada layar matte, meski tetap ada sedikit degradasi kualitas jika dibandingkan dengan panel glossy atau nano-etched milik Apple.

Dukungan refresh rate 160Hz membuat scrolling dokumen terasa lebih mulus. Saat diuji bersama MacBook Pro 16 inci (120Hz ProMotion), pengalaman menyamakan refresh rate antar layar terasa nyaman. Monitor ini juga mendukung variable refresh rate (VRR), yang berguna untuk mengedit video ber-frame rate tinggi atau bermain game kasual.

Fitur Unggulan: Kolorimeter Bawaan dan Monitor Hood

Satu fitur yang membedakan PA27UCGE dari kompetitor adalah kolorimeter motorik yang terintegrasi di bawah logo bezel bawah. Alat ini bisa menjadwalkan kalibrasi otomatis saat monitor tidak dipakai, tanpa perlu colok-mencolok perangkat eksternal. Proses kalibrasi memakan waktu 30 menit atau lebih, sehingga fitur penjadwalan ini sangat membantu untuk menjaga akurasi warna dalam jangka panjang. Untuk melihat angka hasil kalibrasi, pengguna perlu menginstal aplikasi Asus ProArt Calibration Tool.

Monitor ini juga dilengkapi monitor hood opsional untuk memblokir pantulan cahaya sekitar. Sayangnya, proses pemasangan hood terasa rewel dan materialnya terkesan kurang kokoh. Namun setelah terpasang, fungsinya bekerja efektif.

Akurasi Warna dan Hasil Pengukuran

Asus mengklaim cakupan warna 98% DCI-P3, ideal untuk grading warna di DaVinci Resolve atau Final Cut Pro. Laporan kalibrasi pabrik mencatat Delta-E sRGB rata-rata 0,78 dan DCI-P3 rata-rata 1,12 — angka di bawah 2 sudah tergolong sangat baik. Pengujian ulang dengan kolorimeter eksternal Calibrite Display Pro HL menghasilkan rata-rata Delta-E DCI-P3 di bawah 1,2, sesuai klaim pabrikan.

Catatan Penting untuk Pengguna macOS

Satu kekurangan yang perlu diperhatikan pengguna Mac: resolusi 4K di macOS tidak mendukung scaling sempurna 1:1 pada resolusi HiDPI 2560 x 1440. Sistem akan merender kanvas virtual 5120 x 2880 lalu menurunkan skalanya, menyebabkan ketajaman teks sedikit menurun. Jika pengguna memilih resolusi native 1920 x 1080, teks akan sangat tajam tapi ruang kerja terasa sempit. Ini adalah trade-off umum di semua monitor 4K untuk Mac, bukan kelemahan unik Asus.

Kesimpulan: Untuk Siapa Monitor Ini?

Asus ProArt PA27UCGE adalah pilihan menarik bagi kreator konten yang membutuhkan akurasi warna tinggi namun juga menginginkan pengalaman visual mulus untuk browsing dan gaming ringan. Kolorimeter bawaan menjadi nilai tambah besar untuk menjaga konsistensi warna tanpa ribet. Namun, jika prioritas utama Anda adalah ketajaman teks maksimal di macOS, monitor 5K mungkin tetap menjadi pilihan lebih baik. Monitor ini belum diumumkan harga dan ketersediaannya di Indonesia.

Follow www.kabarambon.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: 9to5mac.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks