MALUKU — Menjelang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, berbagai pabrikan otomotif akan memamerkan mobil listrik terbaru. Di tengah tren penjualan EV yang naik didukung insentif pajak dan perluasan infrastruktur pengisian, pembeli harus lebih cermat.
Garansi Baterai: Jantung Mobil Listrik yang Harus Dilindungi
Baterai merupakan komponen termahal pada EV. Sebagian besar pabrikan memberikan garansi baterai antara 8 hingga 10 tahun, namun masa berlaku dan syaratnya berbeda. Pastikan Anda membaca ketentuan garansi, termasuk apa saja yang tidak ditanggung.
Asuransi Banjir: Perlindungan Tambahan yang Semakin Penting
Indonesia rawan banjir. Sompo Insurance menekankan perlunya asuransi yang mencakup risiko banjir dan kerusakan komponen kelistrikan. Tidak semua polis asuransi mobil standar melindungi baterai yang terendam air.
Layanan Purna Jual: Lebih dari Sekadar Bengkel Resmi
Jaringan servis khusus EV masih terbatas. Sebelum membeli, pastikan merek yang dipilih memiliki bengkel resmi yang mampu menangani perbaikan baterai dan motor listrik. Biaya perawatan juga perlu dipertimbangkan.
Suhandi Sumantri, Country Head of Motor & Auto Extended Warranty PT Sompo Insurance Indonesia, mengingatkan bahwa memilih mobil listrik bukan hanya soal mendapatkan harga kompetitif atau fitur canggih. Perlindungan jangka panjang justru menentukan nilai investasi kendaraan.
Dengan memperhatikan aspek-aspek tersebut, pembeli dapat menikmati keuntungan mobil listrik tanpa kekhawatiran akan biaya perbaikan mendadak. GIIAS 2026 bisa menjadi ajang untuk membandingkan penawaran garansi dan asuransi dari berbagai merek.