MALUKU — Kekalahan ini memupus harapan Garuda melaju ke final turnamen voli Asia Tenggara tersebut. Padahal, Indonesia datang dengan modal juara AVC Men's Cup 2026 di India hanya sepekan sebelumnya. Namun padatnya jadwal lintas negara justru menjadi bumerang bagi stamina skuad asuhan Reidel Toiran.
Indonesia mengawali laga dengan meyakinkan. Farhan Halim dkk sukses merebut set pertama 25-22. Namun grafik permainan langsung menukik tajam. Pada set kedua, Vietnam menyamakan kedudukan 22-25. Set ketiga dan keempat jadi milik tim tamu dengan skor telak 19-25 dan 18-25. Timnas tak mampu lagi menahan laju lawan.
Sebelum leg kedua di Jakarta, Indonesia baru saja menuntaskan leg pertama di Filipina. Hasilnya, mereka hanya menjadi runner-up setelah kalah dari Kamboja. Perjalanan semakin panjang karena sebelumnya tim juga bertolak ke India untuk merebut trofi AVC Men's Cup—menaklukkan Korea Selatan 3-0 di partai puncak.
Pelatih Reidel Toiran tak menampik faktor kelelahan fisik jadi penyebab utama. "Kalau dari kacamata saya, anak-anak ini kurang performa. Fisiknya agak kurang. Sudah mulai berkurang dari kompetisi kami yang panjang, kemarin di India, balik ke sini, lalu ke Filipina, terus kembali lagi ke sini," kata Toiran.
Ia menegaskan situasi ini bukan alasan, melainkan bahan evaluasi. "Cuma itu bukan alasan. Kami harus tanggung jawab, kami harus benar-benar lihat apa yang salah. Cuma situasi seperti ini kami enggak bisa (hindari), harus belajar untuk masa depan," sambungnya.
Manajer Timnas Voli Indonesia, Adang Ginanjar, memaklumi kondisi anak asuhnya. "Pemain tim kita sejak dari India memang capek ya, lelah. Begitu juga tanding ke Filipina kemarin dengan perjalanan yang jauh. Kita semaksimal mungkin main sebaik mungkin, tapi memang lawan lebih baik," ujar Adang.
Kegagalan ke final SEA V Cup jadi catatan penting bagi tim pelatih. Dengan jadwal turnamen yang kian rapat ke depan, manajemen akan dihadapkan pada pilihan: memutar skuad atau memberi jeda pemulihan lebih panjang. Evaluasi menyeluruh menjadi harga mati agar Garuda tak lagi tumbang di babak semifinal.