Pencarian

Irjen Pol Suwondo Nainggolan Resmi Jabat Kapolda Maluku, Lanjutkan Penguatan Kamtibmas di 11 Kabupaten Kota

Minggu, 11 Oktober 2026 • 05:31:31 WIB
Irjen Pol Suwondo Nainggolan Resmi Jabat Kapolda Maluku, Lanjutkan Penguatan Kamtibmas di 11 Kabupaten Kota
Irjen Pol Suwondo Nainggolan menerima tongkat kepemimpinan sebagai Kapolda Maluku dalam upacara serah terima jabatan di Mabes Polri.

JAKARTA — Upacara serah terima jabatan Kapolda Maluku digelar di Ruang Rapat Utama Mabes Polri dan dipimpin langsung Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto. Irjen Pol Suwondo Nainggolan menerima tongkat kepemimpinan dari Komjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto yang kini bertugas sebagai Kapolda Metro Jaya.

Suwondo bukan nama baru di lingkungan Polri. Sebelumnya ia menjabat Asisten Logistik Kapolri, posisi yang menangani dukungan sarana dan prasarana operasi kepolisian di seluruh Indonesia.

Maluku sebagai Provinsi Kepulauan dengan Tantangan Tersendiri

Karakteristik Maluku sebagai provinsi kepulauan membuat tugas kepolisian tidak bisa disamakan dengan daerah lain. Kondisi geografis, sosial, dan budaya yang beragam menuntut pendekatan berbeda dalam menjaga stabilitas keamanan.

Wilayah-wilayah yang sulit dijangkau menjadi tantangan utama. Polda Maluku harus memastikan kehadiran negara hingga ke pulau-pulau terpencil, bukan hanya di kota-kota besar.

Pergantian kepemimpinan ini menjadi momentum untuk melanjutkan program pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Fokusnya mencakup penguatan kualitas pelayanan kepolisian serta menjaga kerukunan masyarakat di seluruh wilayah Maluku.

Sinergi dengan Pemangku Kepentingan Jadi Prioritas

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Rositah Umasugi, menyatakan serah terima jabatan merupakan bagian dari pembinaan organisasi Polri. Menurut dia, langkah itu sekaligus upaya menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas kepolisian.

"Pergantian pimpinan bukan sekadar perubahan pejabat, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat pelayanan kepada masyarakat dan meningkatkan kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan," kata Rositah.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa kolaborasi dengan pemerintah daerah, tokoh agama, dan tokoh adat tetap menjadi kunci dalam menjaga kondusifitas Maluku. Pendekatan humanis dinilai lebih efektif dibanding penindakan semata di daerah dengan keragaman budaya tinggi.

Apa yang Berubah bagi Warga Maluku

Bagi masyarakat, pergantian Kapolda berdampak langsung pada arah kebijakan keamanan di tingkat polres dan polsek. Program prioritas yang ditetapkan Suwondo akan diterjemahkan hingga ke unit terkecil di lapangan.

Penguatan pelayanan kepolisian mencakup respons cepat terhadap laporan warga, penanganan konflik sosial berbasis kearifan lokal, serta pengamanan aktivitas ekonomi masyarakat pesisir dan pulau-pulau kecil.

Polda Maluku membawahi jajaran polres yang tersebar di 11 kabupaten dan kota. Koordinasi lintas wilayah menjadi pekerjaan rumah tersendiri mengingat kondisi laut yang kerap menghambat mobilitas personel dan logistik.

Kelanjutan Program yang Sudah Berjalan

Suwondo menyatakan siap melanjutkan program penguatan kamtibmas yang telah dirintis pendahulunya. Kesinambungan ini penting agar tidak ada program keamanan yang terputus di tengah jalan hanya karena pergantian pejabat.

Dadang Hartanto meninggalkan Maluku dengan sejumlah capaian di bidang pemeliharaan keamanan. Kini tantangan serupa menanti Suwondo, dengan skala dan dinamika yang bisa berbeda mengikuti perkembangan situasi daerah.

Serah terima jabatan di Mabes Polri menandai dimulainya tugas baru Suwondo memimpin Polda Maluku. Publik Maluku menanti langkah konkret yang menyentuh langsung kebutuhan keamanan warga di kampung-kampung dan desa pesisir.

Follow www.kabarambon.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: porostimur.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks