Pencarian

Pemkab Halmahera Timur dan BI Kembangkan Bawang Merah di 8 Lokasi, Panen Perdana di Wasile Timur

Sabtu, 10 Oktober 2026 • 20:31:31 WIB
Pemkab Halmahera Timur dan BI Kembangkan Bawang Merah di 8 Lokasi, Panen Perdana di Wasile Timur
Panen perdana bawang merah varietas Bima Brebes di lahan percontohan Kelompok Tani Sumber Rejeki, Desa Tutuling Jaya, Halmahera Timur.

HALMAHERA TIMUR — Lahan percontohan seluas satu hektare yang dikelola Kelompok Tani Sumber Rejeki di Desa Tutuling Jaya menjadi titik awal pengembangan bawang merah di Halmahera Timur. Varietas Bima Brebes dipilih untuk diuji di wilayah tersebut, dengan masa tanam yang dimulai sejak awal Agustus 2026.

Kepala Kantor Perwakilan BI Maluku Utara Handi Susila menyatakan pengembangan bawang merah menjadi langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah. Menurut dia, stabilitas harga komoditas pangan itu perlu dijaga melalui peningkatan produksi dan kelancaran distribusi.

"Pengembangan sektor pertanian, khususnya bawang merah, harus terus didorong agar dapat menjaga ketersediaan pasokan pangan serta mengurangi ketergantungan dari luar wilayah Provinsi Maluku Utara," kata Handi.

Mengapa Bawang Merah Jadi Prioritas Pengendalian Inflasi

Bawang merah termasuk komoditas pangan yang harganya kerap bergejolak. Fluktuasi harga komoditas ini turut menyumbang tekanan inflasi di daerah, sehingga pasokan lokal yang memadai menjadi kunci.

Handi menyebut kebutuhan bawang merah di Maluku Utara cukup tinggi, sementara pasokan masih banyak didatangkan dari luar daerah. "Kebutuhan bawang merah di Maluku Utara cukup tinggi, sementara saat ini pasokan masih banyak berasal dari luar daerah. Oleh karena itu, kita perlu mendorong peningkatan produksi sendiri," ujarnya.

BI berkomitmen mendukung penguatan sektor pertanian melalui sinergi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan. Dukungan diarahkan pada peningkatan produktivitas, penguatan rantai pasok, dan pengembangan ekosistem pertanian berkelanjutan.

Evaluasi Panen Perdana Sebelum Perluasan Program

Hasil panen perdana akan dievaluasi untuk menilai tingkat keberhasilan pengembangan, kendala yang dihadapi, serta aspek yang perlu dioptimalkan. Evaluasi menjadi dasar sebelum program diperluas ke wilayah lain.

BI juga mendorong pengembangan komoditas pertanian strategis di sejumlah daerah lain di Maluku Utara, termasuk Kabupaten Halmahera Selatan dan Kota Tidore Kepulauan. Langkah itu untuk memperkuat ketersediaan pasokan pangan di provinsi tersebut.

Demplot di 8 Lokasi Masuk Pembahasan APBD 2027

Sekretaris Daerah Kabupaten Halmahera Timur Ricky Chairul Richfat menyambut baik program tersebut karena dinilai membuka peluang peningkatan produksi pangan sekaligus kesejahteraan petani. Ia meminta Kelompok Tani Sumber Rejeki dan warga Desa Tutuling Jaya memanfaatkan program secara optimal.

"Program ini harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Kita berharap pengembangan bawang merah ini tidak berhenti pada panen perdana, tetapi dapat terus dikembangkan sehingga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat dan petani," katanya.

Pemkab Halmahera Timur berencana memperluas pengembangan bawang merah melalui pembangunan demplot atau lahan percontohan. Dalam pembahasan APBD 2027, Dinas Pertanian diminta menyiapkan rencana pengembangan di delapan lokasi — empat titik di zona Maba dan empat titik di zona Wasile.

Perluasan program membutuhkan pendampingan sejak persiapan lahan, penanaman, hingga pascapanen. Pemerintah daerah akan memperkuat kolaborasi dengan BI, termasuk melalui dukungan fasilitator dan penyuluh pertanian.

"Kita ingin berkolaborasi agar salah satu indikator inflasi, khususnya bawang merah, bisa ditekan. Dengan begitu, jumlah petani bawang merah di Halmahera Timur juga dapat meningkat," ucap Ricky.

Ricky menegaskan keberlanjutan program perlu menjadi perhatian bersama agar pengembangan bawang merah berjalan konsisten dan menjadi salah satu penopang ketahanan pangan di Halmahera Timur. Ia juga berencana melaporkan perkembangan program kepada Bupati Halmahera Timur serta mendorong komunikasi lanjutan dengan BI.

Panen perdana di Desa Tutuling Jaya turut dihadiri Kepala Dinas Pertanian Halmahera Timur Muhammad Abdullah, Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Rustam Ali, Bhabinkamtibmas Desa Tutuling Jaya Stenly, Babinsa Desa Tutuling Jaya Hartono, Ketua Pondok Pesantren Ibadurrahman Ustaz Ratimin, dan Kepala Desa Tutuling Jaya Wagito.

Follow www.kabarambon.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: ambon.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks