AMBON — Kepala BBRMP Maluku Gunawan menyatakan pelatihan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas SDM dalam mendukung tugas dan fungsi lembaganya. Menurut dia, penguatan itu terutama diarahkan pada penerapan modernisasi pertanian, pengujian mutu, serta pengembangan komoditas pertanian di Provinsi Maluku.
Materi pelatihan mencakup Mutu Benih, Mutu Beras, dan Laboratorium Tanah. Rangkaian kegiatannya meliputi pembukaan dan penyampaian materi, praktik dan kunjungan laboratorium, penyusunan resume, serta evaluasi.
Mutu Benih: dari Sertifikasi hingga Uji Daya Berkecambah
Pada materi Mutu Benih, peserta mendapatkan pemahaman mengenai sertifikasi, pengambilan contoh, serta pengujian mutu benih padi. Materi tersebut diperkuat melalui praktik pengujian kadar air, kemurnian, dan daya berkecambah benih.
Praktik itu digelar di BBRMP Padi Sukamandi, Jawa Barat. Kegiatan tersebut memberi pengalaman langsung kepada pegawai BBRMP Maluku dalam menguji mutu benih padi sesuai standar yang berlaku.
Laboratorium Tanah: Metode Analisis dan Interpretasi Data
Materi Laboratorium Tanah mencakup metode analisis, pengolahan hasil pengujian, interpretasi data, serta penggunaan berbagai peralatan laboratorium. Peserta dibekali keterampilan teknis yang dibutuhkan untuk mendukung layanan pengujian di daerah.
"Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan dalam mendukung layanan teknis dan pengujian mutu pertanian di Maluku," kata Gunawan.
Dorongan bagi Layanan Teknis ke Masyarakat
Melalui pelatihan tersebut, BBRMP Maluku diharapkan semakin mampu meningkatkan kualitas SDM sekaligus memperkuat layanan teknis kepada masyarakat. Kompetensi yang diperoleh juga diharapkan mendukung penerapan teknologi pertanian yang tepat, efisien, dan berkelanjutan.
Gunawan menambahkan bahwa keikutsertaan pegawai dalam pelatihan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat penjaminan mutu komoditas pertanian di Maluku.