Pencarian

Pemkab Kepulauan Tanimbar Gelar Parade Laut Snobar Roal, Libatkan Perahu Adat dari 10 Kecamatan

Senin, 05 Oktober 2026 • 13:29:31 WIB
Pemkab Kepulauan Tanimbar Gelar Parade Laut Snobar Roal, Libatkan Perahu Adat dari 10 Kecamatan
Perahu adat dari 10 kecamatan mengikuti Parade Laut Snobar Roal di Teluk Saumlaki, Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, menggelar Festival Budaya Teluk Saumlaki dan Parade Laut (Snobar Roal) dengan melibatkan perahu adat dari 10 kecamatan untuk memperingati HUT ke-27 daerah itu. Kegiatan bertema "Laut adalah jalan hidup kita, Adat Tanimbar adalah jati diri kita" tersebut menjadi ruang memperkenalkan adat dan budaya Tanimbar kepada generasi muda. Parade laut merupakan kolaborasi Sanggar Titi Songa-OPJ dan BAPERA bersama Pemkab Kepulauan Tanimbar.

SAUMLAKI — Wakil Bupati Kepulauan Tanimbar Juliana Ch. Ratuanak menyatakan parade laut bukan sekadar rangkaian peringatan hari jadi daerah. Menurut dia, kegiatan itu menjadi ruang memperkenalkan adat dan budaya Tanimbar kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

"Festival budaya dan parade laut ini menjadi salah satu cara kita memperkenalkan sekaligus menjaga budaya Tanimbar. Laut adalah bagian dari kehidupan masyarakat Tanimbar, sementara adat merupakan jati diri yang harus terus diwariskan," kata Juliana dalam keterangan yang diterima di Ambon.

Perahu Adat dari 10 Kecamatan Tampil dengan Busana dan Tarian Khas

Parade laut menghadirkan perahu adat dari 10 kecamatan di Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Setiap perahu menampilkan busana adat dan tarian khas daerah masing-masing dengan melibatkan delapan pegiat budaya.

Juliana menilai keberagaman yang ditampilkan dalam parade tersebut menunjukkan kekayaan identitas budaya masyarakat Tanimbar. Laut disebutnya sebagai bagian penting dari kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat setempat.

"Ini menjadi momentum bagi kita untuk menunjukkan bahwa Tanimbar memiliki kekayaan budaya yang beragam. Anak-anak muda harus menjadi bagian penting dalam menjaga dan mengembangkan warisan budaya ini," ujarnya.

Jalan Santai hingga Tarian Penyambutan Adat Meriahkan Rangkaian Kegiatan

Selain parade laut, rangkaian kegiatan diisi dengan jalan santai yang melibatkan siswa dan guru se-Kota Saumlaki. Senam bersama serta tarian penyambutan adat turut memeriahkan acara.

Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Sanggar Titi Songa-OPJ dan BAPERA Kabupaten Kepulauan Tanimbar bersama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Pelestarian Budaya Dinilai Perlu Libatkan Masyarakat, Bukan Hanya Seremonial

Juliana menekankan pelestarian budaya tidak cukup dilakukan melalui kegiatan seremonial. Menurut dia, pelestarian harus diwujudkan melalui keterlibatan masyarakat dan generasi muda dalam mengenal, mempraktikkan, serta menjaga tradisi yang diwariskan leluhur.

Kekayaan budaya Tanimbar dinilai perlu terus dikembangkan agar tidak hanya dikenal masyarakat setempat. Juliana berharap budaya daerah dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan dan mendukung pengembangan potensi daerah.

Pemkab Berharap Kegiatan Budaya Perkuat Promosi Pariwisata

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar berharap kegiatan berbasis budaya seperti Festival Budaya Teluk Saumlaki dan Parade Laut terus dikembangkan. Kegiatan itu dinilai dapat menjadi sarana pelestarian adat sekaligus memperkuat promosi potensi pariwisata daerah.

Dengan pengembangan tersebut, budaya lokal diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari perayaan hari jadi daerah. Budaya Tanimbar juga diharapkan memberi nilai tambah bagi masyarakat melalui pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.

Follow www.kabarambon.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: ambon.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks