Pencarian

Wuling Jual 11.375 Unit Januari-Agustus 2026, Aira EV Sumbang 1.475 Unit

Senin, 05 Oktober 2026 • 10:35:01 WIB
Wuling Jual 11.375 Unit Januari-Agustus 2026, Aira EV Sumbang 1.475 Unit
Wuling mencatat penjualan 11.375 unit pada Januari-Agustus 2026.

MALUKU — Wuling mencatat penjualan 11.375 unit mobil sepanjang Januari-Agustus 2026 di Indonesia, dengan Aira EV menyumbang 1.475 unit meski baru dirilis akhir Juli lalu. Varian Long Range mendominasi dengan 913 unit, sementara Standard Range hanya 562 unit. Angka dua bulan pertama Aira EV itu menempatkannya sebagai salah satu BEV terlaris di pasar lokal.

Pencapaian tersebut menjadikan Wuling salah satu merek China dengan penjualan terbesar di pasar roda empat Indonesia periode Januari-Agustus 2026. Jumlah itu diraih di tengah persaingan yang makin ketat dari merek-merek senegara yang terus menambah model dan varian.

Sejak masuk pasar Indonesia sekitar sembilan tahun lalu, Wuling telah menjual berbagai tipe kendaraan, mulai dari mobil bermesin bensin, hybrid, listrik, hingga PHEV, dengan bentuk SUV sampai MPV. Portofolio luas itu menjadi salah satu penopang volume penjualan mereka hingga sekarang.

Aira EV Terjual 1.475 Unit dalam Dua Bulan

Model listrik mungil Aira EV menyumbang 1.475 unit dari total penjualan Wuling pada periode tersebut. Rinciannya, 721 unit terjual pada Juli dan 754 unit pada Agustus, atau selisih 33 unit antar bulan.

Angka itu terbilang cepat untuk model yang baru dirilis akhir Juli lalu. Aira EV juga dirakit secara lokal, sehingga Wuling tidak perlu mengimpornya dari luar negeri untuk memenuhi permintaan pasar.

Long Range Kuasai Penjualan, Standard Range Melandai

Dari total 1.475 unit Aira EV, varian Long Range menjadi penyumbang terbesar dengan 913 unit. Varian ini mencatat kenaikan dari 407 unit pada Juli menjadi 506 unit pada Agustus.

Sebaliknya, varian Standard Range justru turun. Pada Juli terjual 314 unit, lalu menyusut menjadi 248 unit pada Agustus, dengan total 562 unit selama dua bulan.

  • Long Range: 913 unit (Juli 407, Agustus 506)
  • Standard Range: 562 unit (Juli 314, Agustus 248)
  • Total Aira EV: 1.475 unit

Bersaing dengan Atto 1 dan Seres E1 di Segmen BEV Murah

Aira EV dijual sebagai mobil listrik mungil dengan harga di bawah Rp 200 juta. Di segmen itu, pesaing utamanya adalah BYD Atto 1 dan DFSK Seres E1, yang keduanya lebih dulu meluncur.

Seres E1 dikenal menawarkan fitur yang cukup lengkap dan menjadi BEV pertama DFSK setelah sukses di lini mobil penumpang bermesin bensin. Sementara Atto 1 sempat menyandang gelar mobil listrik terlaris 2025, meski penjualannya anjlok pada Mei akibat transisi ke produksi lokal.

BYD disebut mampu memulihkan penjualan Atto 1 dalam sebulan, dengan capaian lebih dari 1.000 unit. Model itu bahkan sempat merebut posisi teratas dari Jaecoo J5 EV yang sebelumnya memimpin pasar BEV.

Fokus Wuling pada Kelancaran Pengiriman Aira EV

Wuling memilih memusatkan perhatian pada penjualan Aira EV ketimbang terpengaruh tekanan kompetitor. Prioritas mereka adalah menjaga proses pengiriman tetap lancar dan mempercepat pemenuhan permintaan pasar.

Dengan perakitan lokal, Wuling punya ruang lebih leluasa menyesuaikan pasokan Aira EV terhadap permintaan di dalam negeri. Langkah itu juga menghindarkan mereka dari hambatan impor yang bisa memperlambat pengiriman unit ke konsumen.

Follow www.kabarambon.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: ridertua.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks