Pencarian

Pattimura Law Fair 2026 Diikuti Siswa dari 11 Kabupaten Kota di Maluku, Tim Sultan Babullah Juara

Senin, 05 Oktober 2026 • 10:31:02 WIB
Pattimura Law Fair 2026 Diikuti Siswa dari 11 Kabupaten Kota di Maluku, Tim Sultan Babullah Juara
Tim Sultan Babullah dari SMA Laboratorium Universitas Pattimura meraih juara pertama Pattimura Law Fair 2026.

AMBON — Lomba debat tingkat Provinsi Maluku dalam rangkaian Pattimura Law Fair 2026 mempertemukan pelajar dari 11 kabupaten dan kota. Kompetisi dibuka dengan babak 24 besar yang digelar secara daring, lalu berlanjut ke babak delapan besar hingga penentuan juara. Enam sekolah akhirnya melaju ke babak final yang berlangsung langsung di Auditorium Fakultas Hukum Universitas Pattimura, Ambon.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Hubungan Masyarakat dan Alumni Unpatti, Dr Nur Aida Kubangun, menyampaikan bahwa debat hukum bukan sekadar ajang menentukan pemenang dan peserta yang kalah. Menurutnya, debat menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengasah daya pikir, kemampuan berargumentasi, keberanian menyampaikan pendapat, sekaligus belajar menghargai perbedaan pandangan.

Nur Aida menekankan kemampuan akademik perlu berjalan seiring dengan pembentukan karakter. Prestasi dan kemampuan intelektual akan semakin bermakna apabila didukung karakter yang baik, termasuk kemampuan menghargai perbedaan serta membangun sikap positif dalam kehidupan bermasyarakat.

Peserta dari Kepulauan Aru dan Seram Bagian Barat Melaju ke Final

Pembina UKM Pattimura Law Debate and Research Society (PLDRS) Fakultas Hukum Unpatti, Dr Revency Rugeberg, menyebut Pattimura Law Fair menjadi salah satu sarana fakultas memberikan pengalaman kompetitif sekaligus mengembangkan kapasitas generasi muda di Maluku.

Keikutsertaan peserta dari berbagai wilayah dinilai penting, terutama mengingat kondisi geografis Maluku yang merupakan wilayah kepulauan. Peserta dari Kabupaten Kepulauan Aru dan Kabupaten Seram Bagian Barat, misalnya, berhasil melaju hingga babak final.

"Peserta dari berbagai wilayah Maluku menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan ini, mengingat kondisi geografis Maluku yang terdiri atas wilayah kepulauan," kata Revency.

Dewan Juri dari Hakim hingga BRIN Dihadirkan

Untuk memberikan pengalaman kompetisi yang lebih luas, panitia menghadirkan dewan juri dari berbagai latar belakang keilmuan dan profesi. Selain dosen Fakultas Hukum Unpatti, dewan juri berasal dari perguruan tinggi lain, birokrat, Sekretariat DPRD Kota Ambon, Kementerian Hukum dan HAM, hakim Pengadilan Negeri, profesor Universitas Pattimura, praktisi hukum, serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Keterlibatan berbagai unsur tersebut dimaksudkan menghadirkan atmosfer kompetisi yang lebih luas bagi peserta. "Lomba debat tidak semata-mata diarahkan untuk menentukan pemenang, tetapi juga menjadi ruang bagi peserta melatih kemampuan mengelola emosi, menyusun gagasan, dan membangun argumentasi secara tepat," ujar Revency.

Tim Sultan Babullah Raih Juara Pertama

Tim Sultan Babullah dari SMA Laboratorium Universitas Pattimura berhasil meraih juara pertama Pattimura Law Fair 2026. Posisi kedua diraih Tim Martha Tiahahu dari SMA Negeri 3 Seram Bagian Barat, sementara posisi ketiga diraih Tim Thomas Matulessy dari SMA Negeri 3 Ambon.

Nur Aida mendorong peserta menjadikan pengalaman berkompetisi sebagai bekal untuk terus mengembangkan kemampuan dan mengikuti kompetisi pada jenjang lebih tinggi, baik tingkat nasional maupun internasional.

"Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan ketertarikan peserta untuk melanjutkan pendidikan di Fakultas Hukum Universitas Pattimura," kata Nur Aida saat menutup Pattimura Law Fair 2026.

Ia menambahkan, Unpatti berkomitmen mengambil bagian dalam pengembangan potensi generasi muda di berbagai wilayah Maluku. Kehadiran peserta dari sejumlah kabupaten dan kota dinilai penting untuk memberikan ruang bagi siswa menunjukkan kemampuan dan kecerdasan mereka.

"Unpatti berkomitmen untuk terus menjadi bagian dalam pengembangan potensi generasi muda di berbagai wilayah Maluku," ujarnya.

UKM PLDRS Siapkan Mahasiswa untuk Kompetisi Nasional

UKM PLDRS Fakultas Hukum Universitas Pattimura juga berfokus pada pengembangan riset yang berkaitan dengan hukum. UKM tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan berdebat, menyusun gagasan, dan membangun argumentasi.

Selain itu, UKM PLDRS mempersiapkan mahasiswa untuk mengikuti berbagai kompetisi debat yang diselenggarakan perguruan tinggi lain di tingkat nasional. Penyelenggaraan Pattimura Law Fair 2026 diharapkan tidak hanya melahirkan peserta yang unggul dalam berargumentasi, tetapi juga generasi muda yang memiliki kemampuan berpikir kritis, berani menyampaikan pendapat, mampu mengelola perbedaan, dan menjunjung tinggi karakter positif dalam kehidupan bermasyarakat.

Follow www.kabarambon.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: timesmaluku.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks