AMBON — Delapan sekolah di Maluku terlibat dalam Pajak Bertutur 2026, program edukasi kesadaran pajak yang digelar serentak secara nasional. Sekolah-sekolah tersebut tersebar di sejumlah kabupaten dan kota, mulai dari SMP Citra Kasih Ambon hingga SMA Negeri 4 Kepulauan Tanimbar.
Pelaksanaan di Maluku melibatkan sinergi antara sekolah, Kanwil DJP, Kantor Pelayanan Pajak, serta Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasi Perpajakan. Program ini merupakan bagian dari kegiatan Kanwil Direktorat Jenderal Pajak Papua, Papua Barat, dan Maluku yang menjangkau 23 sekolah dan perguruan tinggi di wilayah kerjanya.
Delapan Sekolah yang Terlibat di Maluku
Peserta Pajak Bertutur di Maluku mencakup jenjang SMP, SMK, dan SMA. Berikut daftar sekolahnya:
- SMP Citra Kasih Ambon
- SMA Negeri 1 Buru
- SMP Negeri 98 Maluku Tengah
- SMK Negeri 4 Seram Bagian Barat
- SMP Negeri 4 Seram Bagian Timur
- SMA Kristen Dobo
- SMA Sanata Karya Langgur
- SMA Negeri 4 Kepulauan Tanimbar
Permainan Edukatif hingga Sesi Daring Dirjen Pajak
Kegiatan diisi dengan pembelajaran pengenalan pajak di kelas yang dilengkapi berbagai permainan edukatif. Peserta juga mengikuti sesi Pajak Membaca dan Dirjen Pajak Menyapa secara daring bersama peserta Pajak Bertutur dari berbagai daerah di Indonesia.
Metode pembelajaran interaktif dan menyenangkan dipilih untuk memperkenalkan peran serta manfaat pajak kepada pelajar. Pendekatan tersebut dinilai lebih efektif menjangkau generasi muda dibanding penyuluhan formal.
Menanamkan Kepedulian Pajak Sejak Usia Sekolah
Direktorat Jenderal Pajak berharap edukasi melalui Pajak Bertutur dapat memperluas inklusi kesadaran pajak. Program ini juga menyasar penanaman kepedulian terhadap pajak sejak usia sekolah.
Pelibatan sekolah, kantor wilayah, dan kantor pelayanan pajak di daerah menjadi bagian dari strategi memperkuat pemahaman pajak di tingkat pelajar. Kegiatan serentak nasional pada 3 September 2026 menjadi penanda pelaksanaan program tahun ini di berbagai wilayah Indonesia.