Staf AMO Maris Hetharia Berpulang di Usia 78 Tahun, Ronny Loppies: Kami Kehilangan Bagian dari Perjalanan Ambon Music Office

Penulis: Kaharuddin Yusuf  •  Rabu, 07 Oktober 2026 | 08:01:02 WIB
Staf Ambon Music Office, Maris Hetharia, berpulang pada Minggu, 4 Oktober 2026 di usia 78 tahun.

AMBON — Maris Hetharia, 78 tahun, staf Ambon Music Office (AMO), berpulang pada Minggu, 4 Oktober 2026. Kabar duka itu disampaikan keluarga besar AMO melalui keterangan resmi, Rabu, 7 Oktober 2026.

Selama menjadi bagian dari AMO, Maris mendukung berbagai aktivitas dan program pengembangan ekosistem musik di Kota Ambon. Kehadirannya tercatat dalam perjalanan panjang AMO memperkuat posisi Ambon sebagai UNESCO City of Music.

Siapa Maris Hetharia bagi Ambon Music Office

Maris bukan figur yang tampil di panggung utama. Ia bekerja di balik layar, menjadi bagian dari tim yang menopang berbagai program AMO.

Direktur Ambon Music Office, Ronny Loppies, menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam atas berpulangnya Maris. Menurutnya, kehilangan seorang anggota tim bukan sekadar kehilangan seorang staf.

"Kami kehilangan bukan hanya seorang staf, tetapi juga seorang teman dan bagian dari perjalanan AMO. Almarhum Maris Hetharia telah menjadi bagian dari keluarga besar AMO. Setiap kontribusi dan kebersamaan yang telah diberikan akan tetap menjadi kenangan dan bagian dari sejarah perjalanan kita bersama," ujar Ronny Loppies, Rabu, 7 Oktober 2026.

Peran di Balik Capaian Ambon sebagai Kota Musik

Kepergian Maris menjadi pengingat bahwa di balik berbagai program dan capaian Ambon sebagai Kota Musik, terdapat banyak orang yang bekerja dan berkontribusi. Ada yang berada di depan panggung, ada pula yang bekerja di balik layar.

Mereka disebut sebagai bagian penting dari perjalanan membangun ekosistem musik yang terus hidup di Kota Ambon. Maris termasuk di dalamnya.

Atas nama keluarga besar Ambon Music Office, Ronny Loppies menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Ia berharap almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

Keluarga yang ditinggalkan juga diharapkan diberikan kekuatan, penghiburan, serta ketabahan menghadapi masa sulit ini.

Jejak yang Ditinggalkan untuk Ekosistem Musik Ambon

Ambon Music Office dikenal sebagai lembaga yang mengawal berbagai program pengembangan musik di Kota Ambon. Status UNESCO City of Music yang disandang Ambon tidak lepas dari kerja kolektif banyak pihak, termasuk staf di balik layar seperti Maris.

Kepergian Maris menutup satu babak perjalanan AMO. Namun kontribusi dan kebersamaannya disebut akan tetap menjadi bagian dari sejarah lembaga tersebut.

"Selamat jalan, Maris Hetharia. Terima kasih atas kebersamaan dan pengabdian yang telah diberikan. Namamu akan tetap menjadi bagian dari perjalanan keluarga besar Ambon Music Office," demikian pesan perpisahan keluarga besar AMO.

Reporter: Kaharuddin Yusuf
Sumber: potretmaluku.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top