MALUKU — Apple mulai menerima pengajuan aplikasi yang dioptimalkan untuk iPhone Duo ke App Store, menjelang peluncuran perangkat lipat itu pada Jumat, 23 Oktober. Aplikasi lama tetap bisa berjalan, tetapi hanya yang dibangun dengan iOS 27.1 SDK atau lebih baru yang mampu menyesuaikan ukuran secara dinamis mengisi penuh layar dalam. Pengembang yang ingin aplikasinya tampil maksimal di perangkat ini perlu menyiapkan pembaruan lewat Xcode 27.1.
Apple membuka jalur pengajuan khusus bagi pengembang yang ingin aplikasinya siap sejak hari pertama iPhone Duo dijual. Langkah ini diambil beberapa pekan sebelum perangkat lipat pertama Apple itu resmi masuk pasar.
Pendekatan Apple kali ini mirip dengan yang pernah diterapkan saat peluncuran iPad bertahun-tahun lalu. Pengembang diberi waktu menyiapkan aplikasi sebelum perangkat fisik sampai di tangan pengguna.
Apple menegaskan ada perbedaan penting antara aplikasi yang dioptimalkan dan yang tidak. Aplikasi lama tetap berjalan di iPhone Duo, tetapi tampilannya tidak akan memanfaatkan seluruh area layar dalam.
Layar dalam perangkat lipat punya rasio yang berbeda dari iPhone biasa. Tanpa penyesuaian, aplikasi akan tampil dengan ruang kosong di sisi kiri dan kanan, sehingga pengalaman visual terasa kurang mulus.
Kemampuan resize dinamis membuat aplikasi bisa mengisi seluruh bidang layar, mirip perilaku aplikasi di iPad yang mendukung multitasking. Bagi pengguna, perbedaan ini terasa jelas saat membuka aplikasi produktivitas, galeri foto, atau konten video.
Pengembang yang ingin aplikasinya masuk kategori siap untuk iPhone Duo perlu memperbarui basis kode mereka ke SDK terbaru. Prosesnya dilakukan lewat Xcode 27.1, versi tool development terbaru dari Apple.
iPhone Duo dijadwalkan meluncur pada Jumat, 23 Oktober. Apple belum mengumumkan harga resmi maupun daftar negara yang kebagian gelombang pertama, termasuk apakah Indonesia masuk di dalamnya.
Pembukaan pengajuan aplikasi ini menjadi sinyal bahwa Apple ingin ekosistem software sudah matang saat perangkat dijual. Pengalaman peluncuran perangkat lipat pesaing menunjukkan aplikasi yang belum dioptimalkan sering jadi keluhan utama di awal siklus penjualan.
Bagi pengembang Indonesia, kesempatan ini terbuka lewat App Store Connect tanpa perlu menunggu perangkat tersedia secara lokal. Selama akun developer aktif dan tool yang dipakai sesuai versi, aplikasi bisa diajukan lebih awal.
Pengguna yang tidak ingin menunggu pembaruan tetap bisa memakai aplikasi lama di iPhone Duo. Namun tampilannya akan terbatas pada area tertentu dengan bingkai hitam di sekelilingnya.
Apple belum menyebut tenggat khusus bagi pengembang yang ingin aplikasinya siap di hari peluncuran. Yang jelas, aplikasi yang sudah lolos review sebelum 23 Oktober berpeluang tampil optimal sejak perangkat pertama kali diaktifkan pembeli.