Lapas Ambon Gandeng BPVP Beri Pelatihan Instalasi Listrik bagi Warga Binaan, Bekal Usaha Usai Bebas

Penulis: Nurul Huda  •  Senin, 10 Agustus 2026 | 22:16:31 WIB
Warga binaan Lapas Kelas IIA Ambon mengikuti pelatihan instalasi listrik rumah tinggal yang digelar bersama BPVP Ambon.

AMBON — Puluhan warga binaan Lapas Kelas IIA Ambon kini dibekali keterampilan teknis instalasi listrik rumah tinggal. Pelatihan yang digelar bersama BPVP Ambon ini menyasar kebutuhan dunia kerja yang aplikatif, bukan sekadar teori di dalam ruangan.

Kepala Seksi Kegiatan Kerja (Kasi Giatja) Lapas Ambon Zulkipli Salampessy mengatakan pembinaan keterampilan ini menjadi upaya meningkatkan daya saing warga binaan. "Pembinaan keterampilan menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan daya saing warga binaan ketika mereka telah menyelesaikan masa pidana dan kembali berintegrasi dengan masyarakat," katanya di Ambon, Senin.

Materi Pelatihan: dari Pengenalan Komponen hingga Pemasangan MCB

Kurikulum pelatihan dirancang bertahap. Peserta terlebih dahulu diperkenalkan pada komponen instalasi listrik rumah tinggal, fungsi peralatan kelistrikan, hingga cara pemasangan kabel, sakelar, lampu, dan stop kontak.

Mereka juga diajarkan membaca gambar rangkaian instalasi sederhana dan melakukan penyambungan kabel dengan benar. Zulkipli menekankan pentingnya pemeriksaan instalasi untuk mencegah korsleting maupun risiko sengatan listrik.

"Harapannya mereka tidak hanya mengetahui teori, tetapi juga mampu mengerjakan instalasi sederhana dengan memperhatikan keselamatan kerja dan standar yang berlaku," ujarnya.

Standar Kompetensi Menjadi Kunci Sertifikat Warga Binaan

Sub Koordinator Bidang Produktivitas BPVP Ambon Ferdinandus Rianto Sampe menyebut pelatihan ini disusun mengacu pada standar kompetensi kerja. Dengan begitu, kemampuan warga binaan diharapkan diakui di industri.

"Pelatihan ini dirancang dengan standar kompetensi kerja yang jelas. Kami berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya sehingga sertifikat kompetensi yang diperoleh benar-benar dapat menjadi tiket yang diakui di dunia industri maupun untuk berwirausaha mandiri," jelasnya.

Aspek keselamatan kerja menjadi porsi penting dalam pelatihan ini. Peserta diarahkan mengenali potensi bahaya listrik, menggunakan peralatan kerja secara benar, dan memastikan sumber listrik aman sebelum memulai pekerjaan.

Modal Kemandirian sebelum Kembali ke Masyarakat

Kepala Lapas Kelas IIA Ambon Hendra Budiman menegaskan fungsi lapas bukan sekadar tempat menjalani hukuman. Menurutnya, lapas adalah pusat pembinaan yang menyiapkan bekal kehidupan.

"Lapas Ambon tidak hanya berfungsi sebagai tempat menjalani hukuman, tetapi juga sebagai pusat pembinaan yang menyiapkan bekal kehidupan bagi warga binaan," kata Hendra.

Keterampilan instalasi listrik dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan setelah bebas. Warga binaan bisa bekerja di bidang kelistrikan atau membuka jasa instalasi secara mandiri.

"Tujuan utama kami memastikan setiap warga binaan memiliki modal berupa keahlian sebelum kembali ke masyarakat. Melalui pelatihan instalasi listrik ini, kami ingin mereka memiliki kemampuan yang dapat digunakan untuk bekerja maupun berwirausaha," pungkasnya.

Reporter: Nurul Huda
Sumber: ambon.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top