ICMI Resmi Buka Sekretariat di Ambon, Sekda Maluku Minta BRIN Prioritaskan Riset Inovasi Berbasis Kepulauan

Penulis: Kaharuddin Yusuf  •  Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:34:31 WIB
Sekda Maluku Sadali Ie membacakan sambutan Gubernur saat peresmian Sekretariat MPW ICMI Maluku di Ambon.

AMBON — Pemerintah Provinsi Maluku tidak hanya menyambut seremonial peluncuran Muktamar VIII ICMI. Di balik acara yang digelar di Sekretariat MPW ICMI Maluku itu, ada harapan besar agar organisasi cendekiawan muslim ini mampu menjembatani riset nasional dengan kebutuhan riil daerah kepulauan.

Mewakili Gubernur Maluku, Sekda Sadali Ie secara khusus menyoroti keterbatasan geografis yang selama ini menjadi hambatan pembangunan. Menurutnya, inovasi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan bagi provinsi yang tersebar di ribuan pulau.

"Sebagai provinsi kepulauan, inovasi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan untuk mengatasi berbagai keterbatasan geografis sekaligus mengoptimalkan potensi daerah," ujar Sadali membacakan sambutan gubernur, Sabtu (8/8/2026).

Maluku Incar Pendampingan BRIN hingga Hilirisasi Riset

Pernyataan Sadali bukan tanpa alasan. Pemerintah daerah menilai selama ini hasil riset kerap berhenti di laporan akademik dan tidak menyentuh langsung sektor produktif. Karena itu, Maluku mengajukan permintaan konkret kepada BRIN yang kebetulan dipimpin Ketua Umum MPP ICMI, Prof. Dr. Arif Satria.

Pemprov berharap BRIN bersama ICMI memberikan pendampingan, kolaborasi, hingga penguatan kapasitas sumber daya manusia. Yang tidak kalah penting adalah proses hilirisasi agar penelitian benar-benar berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

"Riset yang aplikatif dan inovatif diharapkan mampu melahirkan rekayasa kebijakan maupun teknologi yang dapat meningkatkan produktivitas daerah, memperluas investasi, menciptakan nilai tambah komoditas unggulan," tegas Sadali.

Momentum Konsolidasi Menuju Muktamar 2026

Peluncuran ini menjadi penanda awal rangkaian menuju Muktamar VIII ICMI yang dijadwalkan berlangsung pada 2026. Sadali menegaskan acara ini bukan sekadar seremoni, tetapi ajang mengonsolidasikan kekuatan intelektual dan membangun optimisme bahwa Maluku siap berkontribusi di agenda nasional.

Kegiatan yang mengusung tema "Transformasi Cendekiawan Muslim untuk Indonesia Berdaya, Bermutu dan Berkelanjutan" ini turut dihadiri jajaran Forkopimda Provinsi Maluku, sekretaris kota Ambon, pimpinan perguruan tinggi, tokoh agama, akademisi, serta tokoh masyarakat.

Sekretariat Baru Jadi Ruang Diskusi Kader Muda

Peresmian Sekretariat MPW ICMI Maluku diharapkan menjadi titik awal kebangkitan intelektual di wilayah timur Indonesia. Sadali menyebut fasilitas ini akan difungsikan sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan ruang bersama untuk berdiskusi.

"Rumah baru berarti semangat baru. Kami berharap fasilitas sekretariat ini dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh pengurus, badan otonom, dan kader muda ICMI untuk berdiskusi serta berkarya," ujarnya.

Pemerintah Provinsi Maluku berkomitmen membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk ICMI, dalam mendorong transformasi menuju Maluku yang maju, adil, dan sejahtera serta menyongsong Indonesia Emas 2045.

Reporter: Kaharuddin Yusuf
Sumber: mediacenter.malukuprov.go.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top